Obrolan Santai Dengan Orang Tak Dikenal

Ini cerita soreku..

Sembari temans menikmati kopi atau teh, bahkan bir pletok, yuk ngelirik cerita saya sebentar aja ๐Ÿ™‚

Tak terhitung berapa banyak orang-orang yang menghampiri saya dari mulai menawarkan jualannya sampai meminta uang dengan terang-terangan. Kali ini, sebut aja, Bu Anggrek, saat saya duduk di suatu tempat menunggu seseorang di daerah Jakarta Timur, tak lama ibu yang berusia sekitar 65 ini menghampiri :
Bu Anggrek : dek, tadi saya ngambil uang di ATM 7 juta eh ATM nya ketelen, jadi saya mau pulang ke Bogor, gak ada ongkos, adek punya uang 20.000 gak? Saya sebenarnya malu ini minta ke adek hehehe..
Saya : karena saya orangnya kepo, langsung aja saya tanya, Ibu gak ada saudara disini? Ibu ngapain jauh-jauh dari Bogor ke sini?
Bu Anggrek : saya gak ada saudara disini. Saya cuma mau ambil uang di ATM.
Dalam hati saya bilang, aneh ambil uang aja jauh-jauh.
Itu keanehan pertama.
Karena saya kasian dan saya pernah dibohongi orang jadi saya kasih seadanya.
Belum selesai obrolannya sih, mau dilanjutin gak?
Lanjutin aja ya..

Sampai pada obrolan yang bersifat pribadi :
Bu Anggrek : adek udah menikah?
Saya : belum
Bu Anggrek : kenapa belum?
Saya : dalam pikiran saya, saya mau ketawa atau mewek kalo ada orang nanya kenapa belum menikah *duh
Ya belum dikasih aja sama Allah. Terus saya mancing dengan pertanyaan ini karena ada sesuatu yang mengganjal dari ibu ini. “sebenarnya saya banyak yang suka mulai dari cowok single bahkan yang udah punya istri, kenapa mereka gak berani melamar saya ya, bu?”
Bu Anggrek : lumrah adek banyak ya suka, ayu
Saya : – GR –
Bu Anggrek : coba adek baca surat Yusuf, dia sambil membacanya.
Saya: surat Yusuf ayat berapa, bu?
Bu Anggrek : jkdtsjhkhyajgfkhiqpeycnm
Kemudian ia mengeluarkan keanehan-keanehan lainnya.
Saya kenal dengan pak jokowi waktu jadi gubernur, saya yang bantu dia kalo ada yang perlu dibantu mendoakan.
Saya : oh Ibu orang solo ya
Bu Anggrek: ya, saya masih keturunan Sultan Hamengkubuwono
*samar-samar saya dengar, yang pasti katanya ia keturunan orang berada.
“Makanya tadi saya malu minta uang ke adek hehehe..
Saya : Ibu bisa nerawang?
Bu Anggrek : bisa
Dan penasaran-penasaran lainnya saya ungkapkan ke Bu Anggrek yang menurut saya ada keganjalan, dan ia pun banyak bercerita mengenai dirinya dan keluarga.

Hal-hal yang bisa petik dari pengalaman saya diatas yaitu
1. Percaya hanya kepada Allah.
2. Jangan mudah percaya kepada orang lain, ya kalo mau bantu silakan, sewajarnya aja, jangan sampai uang temans habis terkuras saat itu.
3. Orang yang sedang mengalami masalah butuh teman untuk ngobrol, jika di rumah udah gak nyaman, orang lain bisa menjadi teman curhatnya.
Orang-orang yang seperti ini banyak saya temukan, jujur ataupun gak jujur /mengada-ada.
4. Sebarkan senyuman dan kebaikan, kebaikan itu akan berbalik kepada kita.
Temans percaya, udah sekian kalinya saya di angkutan umum dibayari bahkan di rumah makan pun saya mengalami hal yang serupa *rezeki anak yang gak solehah-solehah amat ๐Ÿ™‚
5. Setiap bertemu dengan orang lain atau melihat sesuatu di sekitar kita, jadikan itu inspirasi.
Jadi tetaplah menjadi orang baik dan lebih baik lagi dan menjadi inspirasi bagi banyak orang, self reminder juga buat saya. Boleh kalo temans ada yang mau menambahkan, tulis di komen yah ๐Ÿ™‚

*karena gak sempet moto, foto itu hanya ilustrasi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s